Hello guys…
Long time no see you…
My lappie is on repair so I cant continue my story. But here I am. I will post my journal about my latest activity.
So, last Saturday, aku ikut sebuah acara dari upk di universitas ku. Yap, as you know. Aku kuliah di Universitas Diponegoro. Dan Upk yang aku maksud adalah Aufklarung. Its mean ‘mencerahkan’.
So basically, Afklarung mengadakan acara dengan nama “Semarang Historical Tour” alias tur sejarah di Kota Semarang pada masa kolonial.
Kita berangkat dari Undip jam 10 pagi.
Tujuan pertama adalah Museum Ranggawarsita. Salah satu museum terbesar di Jawa Tengah. Disini, banyak sekali barang – barang dari seluruh Jawa Tengah. Mulai dari zaman prasejarah, masuknya agama di Indonesia, hingga kebudayaan – kebudayaan di Jawa Tengah.Its really fun in here. Kita bisa belajar banyak hal mengenai Jawa Tengah tempo deoloe.
The second place is Old Town. Yep. Semarang memang salah satu kota jajahan Belanda sekian ratus tahun silam. Dan disinilah peninggalan – peninggalan bangunan belanda berada. Disini ada sebuah gereja tua yang sangat khas dengan atapnya. We called it “gereja blendug”. Seriously, the building over here is amazing. Its like we go back in old times. Bangunan – bangunan disini masih bekas Belanda. Dengan jendela besar dan atap – atap yang unik. Years ago, we called it “The Litle Nethterlands”. Ah, before I forget, in here, ada Polder. Dimana itu mengatur Air di kota ini, sehingga tidak terjadi banjir.
Last place is Lawang Sewu. Kenapa disebut Lawang sewu? Karena, bangunan ini memiliki banyak pintu, hingga dinamai pintu seribu. Bangunan ini pernah digunakan sebagai gedung KAI. Tapi jauh sebelum itu, gedung ini pernah digunakan oleh Jepang sebagai benteng dalam perang. Ada masa kelam yang terjadi di bangunan ini. Tempat bawah tanah gedung ini digunakan sebagai penjara. Dan sebagai tempat penyiksaan para prajurit Indonesia. Sebagai saksi bisu apa yang dilakukan jepang pada kala itu. People said its quite frightening down there. Sayangnya, sekarang jalur bawah tanahnya sudah ditutup dan tidak dapat dimasuki oleh umum.
Our journey end at 7 p.m we go back to our university. Pengalaman yang tidak terlupakan~ senangnya bisa mengenal sejarah kota yang aku tempati saat ini...
Nah, have you go to historical tour on your town like me? Share your journey!
-Anzilna-